Profile

Join date: Jun 14, 2022

About

Siswa MTs di Kotamobagu Dianiaya Teman-temannya hingga Tewas, Polisi Periksa 18 Orang, Kantongi Terduga Pelaku


SLOT TERGACOR - Polisi telah memeriksa 18 orang yang berkaitan dengan kematian siswa Madrasah tsanawiyah (MTS) di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulawesi Utara), yang seharusnya dianiaya oleh siswa lain serta guru dan sekolah, yang sebagian besar diperiksa mereka adalah siswa. Hasil ujian, polisi regional Sulawesi utara (POLDA) telah mengantongi beberapa dugaan pelaku yang merupakan mahasiswa. Kasus ini telah diajukan dari investigasi ke investigasi. Kepala Komisaris Hubungan Masyarakat Polisi Regional Sulawesi Utara, Jules Abraham Abast, mengatakan sudah ada 18 saksi yang diperiksa setelah kasus ini dilaporkan sejak Minggu (12/6/2022). "18 orang yang diperiksa adalah guru, sekolah dan sebagian besar siswa. Dari jumlah itu, beberapa dugaan pelaku telah dikantongi," katanya ketika dia menghubungi Kompas.com, pada hari Selasa (14/14/2022). SLOT DEPOSIT PULSA Ujian awal dilakukan pada 9 siswa. Mereka ditemani oleh orang tua dan Badan Perlindungan Anak. Polisi Regional Sulawesi Utara juga berkoordinasi dengan Pusat Pemasyarakatan (BAPS) di Manado untuk melakukan penyelidikan dalam langkah -langkah lain yang telah dilakukan oleh Polisi Regional Sulawesi Utara, yaitu, melakukan otopsi dan otopsi. Intinya adalah untuk menemukan penyebab pasti kematian korban "hasil otopsi juga akan dibuat sebagai bukti. Kami menggunakannya untuk mengklarifikasi terkait dengan kematian korban mengapa, atau ada alasan lain." Jules menjelaskan.



Lanjutan Jules, Setelah penyelidikan dengan ujian saksi, kasus ini sekarang telah diperbarui untuk penyelidikan "Sampai hari ini, kasus ini telah diperbarui untuk penyelidikan," katanya. Jules menambahkan, ada beberapa saksi yang dicurigai sebagai pelaku. "Karena sebagian besar dugaan pelaku adalah siswa, tentu saja, kami saat ini bekerja dengan orang tua untuk mengawasi dugaan pelaku," katanya. Jules menyatakan, dalam kasus ini, dugaan pelaku diterapkan oleh hukum nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. "Sanksi atau ancaman penjara selama maksimal 15 tahun dan denda maksimum Rp 3 miliar," katanya. FORZA88 "Ancaman hukuman ini mengacu pada sistem peradilan anak, di mana para hakim akan memutuskan untuk melegalkan apa yang diberikan," tambah Jules. Untuk jumlah yang tepat dari dugaan pelaku, polisi regional Sulawesi utara tidak bisa memastikan. "Kita akan melihat mengapa proses penelitian masih dieksekusi hari ini. Karena sampai hari ini proses penelitian dimasukkan," jelasnya. Untuk saat ini, dugaan pelaku belum ditangkap, tetapi orang tua mereka diminta untuk mengawasi.


"Yang pasti adalah bahwa sekarang baik yang diduga pelaku dan orang tua koperasi," jelasnya. Dia sebelumnya melaporkan, penganiayaan terhadap BT seharusnya diproduksi pada hari Rabu (6/8/2022), tetapi hanya diketahui dan diberitahu pada hari Minggu (6/6/2022) oleh salah satu keluarga korban. Ada informasi awal bahwa penganiayaan terjadi di daerah sekolah. Pada waktu itu saya tidak dikenal oleh sekolah. Keesokan harinya, korban menderita penyakit dan dirawat di rumah sakit dan Kotamobagu. "Lalu dia dirujuk ke Prof. Kandou Manado dari Central General Hospital (RSUP), sampai korban meninggal pada hari Minggu (16/16/2022)," Kotamobagu Iptu I Laporan Publik Dewa Dwa Dwi Adjana, Selasa, Selasa . SLOT ANTI RUNGKAT Kotamobagu Satreskrim Polisi Penyelidik segera mengikuti kasus ini tergantung pada nomor laporan polisi: LP:/B/377/VI/2022/SPKT/KOTAMOBAGU Polisi Regional/Polisi Regional Sulawesi Utara pada 12 Juni 20222 Kasus ini adalah viral di jaringan sosial yang ada di Networks Sosial di Networks di Networks Northern pada 12 Juni 20222 Kasus ini adalah viral di jaringan sosial di Networks On Social Works on Social Jejaring sosial di jejaring sosial di jejaring sosial. Ada beberapa foto yang menunjukkan bahwa sang ibu hancur ketika dia menemani korban untuk dikirim ke Rumah Sakit Profesor Kandou Manado.


Forza88 | Berita Teraktual | Ter-viral

More actions